Dari Iqra ke Ikhlas

Rp 20,000

Quantity
Keterangan

Judul : Dari Iqra’ ke Ikhlas: Arsitektur Epistemologi Qur’ani Berbasis Tauhid

Penulis : Cak Muhid

Editor : Dr. Hairul Warizin, S.E, M.M

ISBN : 978-602-6382-35-1

Penerbit : eLKISI

Siopsis :

Dari Iqra’ ke Ikhlas: Arsitektur Epistemologi Qur’ani Berbasis Tauhid disusun untuk menjawab krisis paling mendasar dalam kehidupan manusia modern: bukan sekadar krisis ilmu, tetapi krisis cara menerima dan memperlakukan kebenaran.

Selama ini, epistemologi sering dibahas sebatas metode memperoleh pengetahuan—rasional, empiris, atau intuitif. Buku ini bergerak lebih hulu. Ia menempatkan Al-Qur’an sebagai pembentuk kesadaran epistemik manusia, bukan sekadar objek kajian. Perintah Iqra’ dipahami sebagai titik awal kebangkitan manusia sebagai subjek penerima kebenaran, sementara Ikhlas menjadi orientasi batin tertinggi dalam menundukkan diri kepada kebenaran wahyu.

Sebagai Buku Induk Seri Epistemologi Qur’ani, karya ini menyusun arsitektur besar yang menaungi enam buku tematik:

  • Iqra’ sebagai Fondasi epistemik: menyadarkan bahwa manusia adalah makhluk pembaca, dan semua pembacaan harus dimulai bi-smi rabbik.
  • Tauhid sebagai Orientasi batin: menata kompas spiritual agar akal punya arah dan ilmu tumbuh dengan adab.
  • Worldview Wahyu sebagai Horizon berpikir: menetapkan standar benar–salah berdasarkan wahyu, bukan negosiasi sosial atau kenyamanan.
  • Krisis Epistemologis sebagai Pembacaan sejarah: menelusuri distorsi pengetahuan dari fitnah awal hingga ideologi modern.
  • Batas Terakhir Epistemologi sebagai Muhasabah jiwa: setelah dalil jelas, yang diuji bukan akal tapi hati—mengapa akal harus tunduk.
  • Epistemologi Kebenaran dalam Islam sebagai Praksis sosial: mengurai relasi wahyu-tafsir, mayoritas-minoritas, jihad-vonis; lalu menata adab ikhtilaf berbasis iman.

Epistemologi Qur’ani ini tidak berhenti pada mengetahui, tetapi menjadi jalan pulang: pulangnya akal kepada adab, iman kepada ketaatan, dan umat kepada persaudaraan.