
Pilar Sejarah Dewan Da'wah Islamiyah Indonesia
vi + 144 hal., 14,8 x 21 cm
Penulis:
Akbar Muzakki, Dadang Budiman, Fathur Rohman, Khusnan Rosyadi,
Herry M Joesoef, Ridwan Azhar, Fatmah Ayudhia Amani
Desain Cover & Layout Isi:
Tim Ma’had eLKISI
Cetakan Pertama:
April 2026 / Syawal 1447
ISBN: xxx-xxx-xxxx-xx-x
Penerbit:
eLKISI
Jl. Raya Mojosari Trawas Km 8 Dusun Kemuning Desa Mojorejo
Kec. Pungging Kab. Mojokerto Jawa Timur Kode Pos 61384
Telp. (+62 321) 6850002 ; elkisi@gmail.com
Hak cipta dilindungi Undang-Undang.
Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi buku ini tanpa izin tertulis
dari penerbit.
Kata Pengantar
Alhamdulillah, segala puji hanya milik Allah SWT, Dzat yang menurunkan hidayah sebagai cahaya, menghidupkan hati dengan iman, dan menggerakkan langkah para dai dalam menegakkan risalah-Nya di muka bumi. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada Rasulullah ?, pembawa cahaya kebenaran, beserta keluarga dan para sahabatnya yang telah mewariskan manhaj dakwah yang lurus dan penuh hikmah.
Dakwah bukan sekadar aktivitas, tetapi merupakan amanah peradaban. Ia adalah kesinambungan risalah kenabian yang menuntut kesungguhan, pengorbanan, dan keikhlasan. Jejak dakwah adalah saksi sejarah—bahwa Islam tidak hanya diajarkan, tetapi diperjuangkan dan dihidupkan dalam realitas umat.
Buku Pilar Sejarah Dewan Da’wah ini hadir sebagai dokumentasi sekaligus refleksi atas perjalanan panjang dakwah Dewan Da’wah dalam membersamai umat. Ia bukan hanya rekaman masa lalu, tetapi juga peta jalan perjuangan—yang menunjukkan bagaimana dakwah ditegakkan di tengah berbagai tantangan zaman, dari pelosok negeri hingga lintas batas dunia Islam.
Khusus di Jawa Timur, perjalanan ini memperlihatkan bagaimana dakwah bertransformasi menjadi gerakan yang menyentuh aspek keumatan, kemanusiaan, dan kebangsaan. Dakwah tidak berhenti pada retorika, tetapi hadir dalam aksi nyata: membina, melayani, dan menguatkan umat.
Sejarah ini bukan untuk dibanggakan semata, tetapi untuk dilanjutkan. Generasi muda umat Islam hari ini memikul tanggung jawab besar: bukan hanya menjaga warisan dakwah, tetapi juga mengembangkannya sesuai dengan tantangan zaman—tanpa kehilangan kemurnian nilai dan keikhlasan niat.
Semoga buku ini menjadi penguat kesadaran bahwa dakwah adalah jalan panjang yang membutuhkan istiqamah. Dan semoga Allah SWT senantiasa menjaga keikhlasan langkah kita, menjadikan setiap upaya dakwah sebagai amal yang bernilai di sisi-Nya.
Penulis